28

Tahun baru 2009

Nggak terasa sudah hampir satu minggu saya nggak update blog ini, karena terhitung sejak pergantian tahun ini tadi isp yang saya gunakan ini nyantol melulu bawa’anya alias sering idle dimode 3G/HSDPA nya. Akhirnya saya gunakan mode lawas yaitu “Jipi Er Es“, mode yang sangat perlu di kasihani di tengah perkembangan konten website yang rasanya sudah semakin wajib untuk di akses menggunakan pita lebar. Kemana saya tahun baru ini ? nggak kemana-mana alias masih tetap stay disini melakukan kegiatan seperti hari-hari biasanya. Tahun baru ini saya memang nggak terlalu hanyut dalam hal-hal yang berbau party seperti tahun-tahun sebelumnya walaupun ada undangan acara kantor yang di selenggarakan di rumah kawan. Karena entah kenapa saya koq mulai berfikir bahwa merayakan tahun baru itu hal yang sia-sia dan membuang-buang waktu ? yang jadi pertanya’an apa sih yang di rayakan dari tahun baru ? keberhasilan karena tahun lalu kah ?. Karena menurut saya, pergantian tahun itu sama dengan pergantian hari yang terkumpul hingga 360 dan kemudian berubah sebutan menjadi tahun.

Karena fikiran itu yang merasuk di dalam sanubari saya, akhirnya bener-bener malam tahun baru saya jalani tanpa party. Dan ketika tepat pukul 00.00, saya keluar rumah melihat pesta kembang api di langit dan kemudian saya masuk rumah dan memanjatkan do’a kepada Allah SWT agar tahun kedepan ini segala apa yang saya cita-citakan berhasil dan kami sekeluarga di beri ketentraman lahir dan batin juga kesehatan Amin. Pagi hari nya saya memenuhi janji ke istri saya untuk mengajak jalan ke tempat yang biasa di kunjungi orang balikpapan ketika tahun baru, kemana itu ? Pantai Manggar dan Pantai Lamaru. Kedua pantai ini selalu menjadi pusat kunjungan tidak hanya orang dari balikpapan tapi juga dari kota sebelah seperti samarinda dan tenggarong, terbukti dari kehadiran bus-bus wisata di lokasi itu.

Gambar 1 : Keramaian pantai manggar

Pantai manggar memang indah, hanya sayang pasirnya berwarna kecoklatan sehingga nampak sedikit jorok walaupun sebenarnya enggak. Ratusan orang tumpah ruah di pantai ini, ada yang mandi di pantai, naik banana boot, kapal kayu dll. Kalau di pantai-pantai lain kita melihat penyewaan Ban untuk berenang itu sih rasanya wajar, tapi yang saya liat ini rasanya agak janggal ..? penyewaan celana untuk renang. Bentuk nya pun bukan standard celana renang, ini nggak lebih mirip dengan celana pendek untuk wisata. Entah sudah di pakai berapa kali tanpa cuci yang jelas saya nggak mau menyewa celana itu he..3x.

Gambar 2: Penyewaan celana

Perjalanan berikutnya, saya dan keluarga menuju ke Penangkaran Buaya Teritip. Penangkaran yang berjarak sekira 40Km dari pusat kota ini cukup banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun luar. Saya sedikit kaget aja dengan perubahan tarif pas masuk yang 2 tahun lalu hanya dipatok Rp 3000,-/orang kini menjadi Rp 10.000,-/orang. Selain buaya, ada juga hewan lain di tempat ini seperti gajah dan ular. Namun untuk ular sayangnya hanya ada 1 jenis yaitu Phyton atau Sanca.

Gambar 3: Gerbang masuk Penangkaran Buaya Teritip

Buaya-buaya yang ada di penangkaran ini beraneka macam jenis dan ukuran, dan yang paling besar di letak kan di kolam yang cukup luas. Kalau melihat buaya-buaya itu rasanya cukup membuat merinding dan takut karena hewan itu masih banyak hidup di sungai-sungai di kalimantan timur ini. Dan asiknya, kebetulan pas kedatangan kami dan keluarga adalah tepat jam makan buaya-buaya itu. Terlihat begitu gesitnya buaya-buaya itu menyambar ayam yang di lemparkan kedalam kolam itu sampai cipratan air nya mengenai pengujung yang berjarak cukup jauh dari kolam tersebut.

Gambar 4: Buaya muara

Gambar 5: Buaya muara berenang

Ditempat ini juga di jual ‘”Tangkur Buaya” asli yang harganya cukup mahal yaitu kisaran Rp 400 s.d 600rb. Sungguh harga yang cukup mahal untuk sebuah “keperkasaan pria“. Bagi rekan-rekan yang kebetulan mampir di balikpapan dan ingin mencari tangkur buaya bisa datang ketempat ini.

Gambar 6: Tangkur buaya

Gambar 7: Tangkur buaya

Tepat jam 14.00wita, saya dan keluarga merasakan lelah yang cukup dan akhirnya kamipun pulang. Perjalanan pulang memakan waktu yang cukup lama hampir 1 jam, karena kami terjebak antrian kendaraan yang akan memasuki area wisata ini. Akhirnya, walau terlambat saya ucapkan Selamat Tahun baru 2009 semoga di tahun ini kita memperoleh hal yang jauh lebih baik di tahun lalu. Tidak ada party di saya kecuali panjatan puji dan syukur kepada-NYA karena saya masih di beri kesempatan untuk hidup sampai dengan tahun ini dimana itu artinya masih ada kesempatan untuk mencapai hal-hal yang belum pernah di gapai di tahun-tahun yang sudah lalu, semoga terlaksana..Amin.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

28 Comments

  1. Asyik banget bisa jalan-jalan nih, kalau saya mah di rumah aja ga kemana-mana.

    Reply

    Admin Reply:

    hehe sama aja mas. Jln cmn skali ini doank :)

    Reply

  2. selamat tahun baru pak, semoga makin sukses. saya juga nggak merayakan tahun baru pak. kebetulan ada acara wajib di kantor kalau nggak ikut dianggap cuti. di rumah juga cuma kumpul-kumpul warga mumpung liburan

    endar´s last blog post..PR dari tetangga desa

    Reply

    Admin Reply:

    sama kalau gitu pak, yg jelas saya gk seperti tahun2 kmrn bgtu menikmati pesta mlm tahun baru. Tp skg ky nya istirahat dulu :D

    Reply

  3. Met Tahun Baru bang…kalo saya tahun baru kerja. jam 11 malam udah tidur gak ikut countdown soalnya jam 3 pagi system hotel night auditnya harus diawasi karena ganti tahun. jadi kudu bangun. pagi jam 8 udah kerja lagi. nasib pelayan ya gini..orang liburan kita yg ngelayani.

    boyin´s last blog post..Negara favorit pekerja ditinjau dari hari libur

    Reply

    Admin Reply:

    sama aja pak, kl sampean pelayan ..saya kuli… alias buruh :D

    Reply

  4. habat bro..berani ngambil gambar buaya..jangan jangan 20 x zoom ni ya?

    Tangkur buaya..emang khasiat? sayang kan uang sebanyak itu di buang untuk buaya..mending dipakai modal buat jadi buaya darat..:d:d/

    thevemo™´s last blog post..Terompet Usang

    Reply

    Admin Reply:

    asli bro, itu tanpa zoom. Tangan memang masuk ke dalam pagar sambil siap2 tarik klo buayanya lompat.. beresiko juga tuh ;)

    Reply

  5. wah Asyik juga yah.. bisa jalan2 bareng keluarga.
    Saya juga bersyukur pada Allah karena bisa merasakan pergantian tahun dengan Istri. ;)

    Reply

    Admin Reply:

    Menikmati pergantian tahun dg keluarga adalah satu hal yang paling menyenangkan :) ;)

    Reply

  6. Saya memilih dirumah ditemanin sahabat setia “MODEM”+”PC”

    Met Taon baru dan sukses selalu

    tetap semangat dengan pikiran yang selalu Positif dan sehat

    exploe´s last blog post..Cinta Seharusnya….?

    Reply

    Admin Reply:

    makasih bro .. met thn baru juga :)>-..

    Reply

  7. selamat tahun baru pak
    wah ngunjungin saudaranya ya pak (buaya darat) kekekke
    beli tangkar buaya jgua kah pak :d

    rozy´s last blog post..Koneksi Internet 9 Mb

    Reply

    Admin Reply:

    :d terlalu mahal untuk sebuah ‘keperkasaan’ :))

    Reply

  8. Uppss…hati2. jangan pake celana sewaan itu. Nanti pulang ke rumah malah korengan. He..he..

    Reply

    Admin Reply:

    yg korengan apa’nya bos ;)

    Reply

  9. …khirnya saya gunakan mode lawas yaitu “Jipi Er Es“, mode yang sangat perlu di kasihani di tengah perkembangan konten website yang rasanya sudah semakin wajib untuk di akses menggunakan pita lebar…

    Hiks…
    Kasihanilah saya mas, yg karena di Pacitan jadi musti terus pake “Ji Pi Er Es”. Mo 3G, cuma Telkomsel yg bisa; muahal…:(
    Klo Jardiknas pas kumat, balik pake HP, brarti pake Ji Pi Er Es ituwh. Hwaaa…. :(

    Hyorinmaru´s last blog post..How your state really is?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image