8

RT/RW NET di Karang Anyar (Samping Pom Bensin)

Allhamdulillah, kemarin saya baru saja selesai mensupport GREEN-NET dalam proyek pembangunan RT/RW NET di lingkungan RT nya, yang walaupun hanya tercoverage 1 RT tetap saja namanya RT/RW net (koq bisa ya). Peralatan apa saja yang di butuhkan agar 1 RT ini bisa tercoverage ? dan apa saja yang harus di persiapkan pada sisi server ?, sebelum mengarah pada peralatan yang dibutuhkan untuk membangun RTRW NET yang terpenting utama adalah kondisi badan dalam keadaan segar bugar dan kondisi cuaca sedang cerah.

Sebelum saya membangun RT/RW NET di wilayah ini, saya melakukan survey terlebih dahulu untuk melihat texture wilayah agar nantinya tidak salah dalam mengambil keputusan. Dan berhubung saya lihat kondisi rumah disini cukup rapat-rapat dan kebanyakan calon user sering berinternet ria di dalam rumah serta menginginkan fleksibilitas untuk mobile maka saya putuskan menggunakan metode WDS (Wireless Distribution System). Mengapa saya tidak pilih menggunakan OMNI ? tidak, saya tidak memutuskan untuk menggunakan antena OMNI karena lingkup coverage yang di inginkan oleh sang owner HANYA 1 RT saja. Dan menurut saya OMNI akan mubazir apabila di pergunakan untuk lingkup-lingkup jangkauan di bawah 1 KM, karena calon pelanggan di atas jarak 300 mtr dari antena juga mesti harus menggunakan antena bantu (Yagi, WajanBolic dsj) untuk menangkap signal tersebut karena texture bangunan disekitar yang tidak seragam tinggi rendahnya serta rapat-rapat dan lagipula si calon user mau tidak mau harus mengeluarkan biaya awal untuk mulai berlangganan internet ke owner. Dengan metode WDS, calon pelanggan bisa mengakses signal dimanapun dia berada seperti di Pos Ronda, Warung, Teras Rumah, Kamar, Kamar Mandi (nekat) dan tempat-tempat lain tanpa harus bergantung pada USB WIFI yang terhubung dengan antena bantu. Pada sisi server seperti biasa menggunakan router Mikrotik RB750 dengan metode authentifikasi via HTTP tanpa Cookie di tambah 1 unit Proxy untuk fungsi cache. Pada akses point central menggunakan AP murah meriah merk TP-LINK type TL-WA5110G yang di beli di ORANGE KOMPUTER dengan harga Rp 250.000,- (pake nawar mati2an) :D.

Gambar : Penampakan Akses Point TP-LINK type TL-WA5110G

Untuk repeater saya putuskan untuk menggunakan merk yang sama dengan 1 alasan yaitu MURAH !!. Dan akhirnya 3 Repeater terpasang di beberapa titik-titik lemah signal yang pada akhirnya 1 RT tercoverage signal WIFI tanpa lagi harus si user mengeluarkan modal untuk membeli USB WIFI dan antena bantu. Mereka butuh bandwith ? tinggal datang ke owner nya dan membeli voucher sesuai paket-paket yang tersedia. Dan kini, mereka para user bisa ngenet tanpa harus terbatas geraknya oleh kabel penghubung ke antena receiver WIFI, Allhamdulillah.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

8 Comments

  1. waaah, itu harga access point sebelum ditawar, kena brapa om harganya? :D

    Reply

    Admin Reply:

    murah aja tuh, cmn 300K aja :D

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image