0

Rehat Sejenak

Saat instruksi dari perusahaan tempat saya bekerja keluar, mau tak mau saya harus melepaskan Sosial Media Account yang saya kelola bersama beberapa kawan ini. Karena, tugas dari perusahaan ini bukan main-main, dan membutuhkan fokus serta konsentrasi yang tinggi.

Maklum, karena saya masih karyawan baru dan masih berstatus training hingga bulan Maret 2016 mendatang.

SOP di perusahaan migas sangat ketat, terutama disisi safety. Karyawan tidak boleh mengoperasikan telephone genggam di sembarang lokasi. Ada beberapa lokasi yang tidak mengijinkan telephone genggam beroperasi, sehingga terkadang dalam kondisi apapun, saya tak bisa menerima telephone masuk.

Widodo Adi, teman yang masih berstatus family dari Ibu sayalah yang bertugas menggantikan tugas handle media sosial. Tugas Adi, begitu sapaan akrabnya, tidaklah mudah seperti yang dibayangkan. Karena ia harus bertindak mirip dengan saya ketika dibalik layar media sosial itu.

“Tenang mas, pekerjaan yang terlihat mata, tentu akan bisa dikerjakan selama kita mau dan berusaha,” begitu ucapnya penuh optimis.

Ternyata benar, hanya hitungan jam saja, ia sudah menguasai dan berhasil mengoperasikan menjalankan apa yang biasa saya jalankan selama ini.

Beberapa percakapan dari rekan khusus saya di BBM Mesenger dan Whatsapp pun ia alihkan langsung menuju nomor ponsel pribadi saya, cerdas.

Yah seperti itulah, saat ini memang saya harus berfokus pada satu hal, yakni, pekerjaan dari perusahaan tempat saya bekerja. Karena bagaimanapun, komitmen wajib dijalankan sesuai syarat dan ketentuan yang telah disepakati bersama.

Sumber gambar Ilustrasi : alantrytolearn-art.deviantart.com

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image