0

Plugins SEO, Perlukah ?

Banyak yang berpendapat, menggunakan Plugins SEO WordPress seperti All In Seo Pack, Yoast SEO dan sejenisnya dapat memperbaiki kedudukan SERP (Search Engine Result Page) di Google.

Pendapat ini bisa dibenarkan, tapi tidak sepenuhnya benar. Karena fungsi Plugins-Plugins SEO ini sebenarnya hanya untuk mempermudah konfigurasi web/blog agar lebih bersahabat dengan Search Engine.

Jangan pernah berharap dengan menggunakan Plugins WordPress ini, Blog/Web anda yang masih baru dapat langsung “Ngacir” ke Page One, jangan berharap demikian.

Plugins-Plugins SEO hanya untuk mempermudah dalam konfigurasi web/blog agar lebih ramah Search Engine, contohnya :

  1. Membuat Title Web/Blog beserta deskripsinya
  2. Menentukan apakah Meta Kategori/Meta TAG ikut di jadikan Keyword dan di Index, atau tidak
  3. Rewrite Title Artikel menjadi keyword utama
  4. Rewrite Meta Kategori dan Meta Tag serta memberinya deskripsi beserta keyword
  5. Membuat Sitemap di WordPress
  6. Mencegah Google untuk mengindex halaman-halaman tertentu
  7. Dan lain-lain

Pekerjaan-pekerjaan diatas sebenarnya bisa dikerjakan tanpa menggunakan Plugins-Plugins SEO, namun tentunya, akan sangat menyita waktu dan berimbas pada efektifitas pekerjaan.

Fokus utama prioritas Google tahun 2015 ini, dari hasil riset saya, masih mengacu pada konten berkualitas. Parameter “berkualitas” sendiri bagi Google bisa terlihat dari lamanya pengunjung “bermain-main” dan “berselancar” di web/blog anda karena ketertarikanya pada artikel yang anda tulis.

Kemudian, rekomendasi atau tautan ke blog/web anda yang bersifat natural dari web/blog lain juga masih cukup berpengaruh untuk “Menyundul” web/blog anda di Page One Google.

Artikel “Berkualitas” bagi Google salah satunya dari panjang kata yang ditulis pada artikel tersebut. Dari hasil riset, Google masih menganggap, artikel di bawah 250 kata masih dianggap sebagai artikel yang tidak berkualitas.

Namun, meski dibawah 250 kata, apabila artikel tersebut benar-benar sangat menarik dan banyak dicari orang karena (mungkin) langka atau karena terdapat konten info penting, Google tetap akan merekomendasikannya.

Dari hasil review saya ini, bisa ditarik kesimpulan, hampir 60% keputusan Google untuk merekomendasikan artikel di halaman awal, masih didominasi oleh konten-konten yang menarik dan diminati banyak orang.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image