0

Last Day In The Parikesit Stadion

Pertandingan Persiba vs Barito Putra pada Senin 12 Desember 2016 kemarin merupakan hari bersejarah bagi Persiba Balikpapan. Pasalnya, laga kemarin adalah pertandingan terakhir Persiba di Lapangan Parikesit yang sudah menjadi Home Base sejak 1956 silam.

Selanjutnya stadion berkapasitas 10 ribu penonton milik Pertamina ini akan dibongkar pada awal 2017 mendatang untuk perluasan area kilang minyak Pertamina.

Namun sayang, laga akhir di stadion penuh kenangan ini, Persiba gagal meraih kemenangan karena harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Barito Putra.

Tak apalah, yang penting tidak kalah, begitulah ujar seseorang yang kebetulan duduk di sebelahku. Pria berusia sekitar 40 tahun itu terus berteriak-teriak sepanjang pertandingan demi mengharap akhir manis di akhir laga ini.

Dari posisi duduk saya di Tribun A tampak Suporter Fanatik Persiba Balikpapan, Balistik, terus memberikan support disepanjang pertandingan. Mereka bernyanyi, bersorak-sorak dan menyalakan flare di menit-menit akhir pertandingan.

Suasana menit-menit akhir pertandingan

Meski keberadaan flare pada menit akhir pertandingan mendapat penolakan dari salah satu pihak, namun buat saya, tidak ada yang salah dengan itu semua, karena hari itu adalah hari perpisahan dengan Stadion Parikesit dimana selama 60 tahun lamanya stadion ini menjadi Home Base Persiba.

Nonton bareng Mas Basuki, Humas Polres Balikpapan

Selamat tinggal Stadion Parikesit, terimakasih telah menjadi Home Base Persiba selama 60 tahun lamanya. Selamat tinggal stadion penuh kenangan, terimakasih tak terhingga.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image