5

Ketinggalan Naik Kereta Jaladara

Hari itu tanggal 12 mei 2013 adalah hari terakhir rangkaian kegiatan asean blogger 2013, tapi satu hal sangat di sayangkan saya harus ketinggalan 1 rangkaian kegiatan yaitu naik kereta jaladara. Ketinggalan karena saya bangun kesiangan karena mungkin terlalu lelah dengan kegiatan sebelumnya. Sebenarnya tidak hanya saya yang ketinggalan acara naik kereta tempo doeloe ini, beberapa di antaranya teman satu kamar saya Ahmad Fendi dan Ahmed Tesar pun juga ikut ketinggalan. Yang pasti saya sangat menyesal dan yang ada di dalam fikiran saya saat itu tidak lain saya harus ikut semua rangkaian kegiatan asean blogger 2013 ini termasuk naik kereta jaladara ini. Akhirnya, saya putuskan untuk memanggil taxi argo untuk menyusul rekan-rekan yang ada di stasiun. Terlambat, iya memang terlambat dan saya pun mengarahkan supir taxi agar langsung menuju ke arah “finish” kereta jaladara yang belakangan saya ketahui di stasiun pulosari.

Gambar 1: Di dalam TAXI Argo menuju stasiun purwosari

Allhamdulillah tak sia-sia, tiba di stasiun kereta uap jaladara baru saja tiba mengangkut para peserta asean blogger 2013 dan sayapun juga langsung berjumpa dengan rekan saya satu kota yaitu bambang herlandi. Walau terlambat paling tidak saya bisa melihat kereta ini dan menaiki nya walau dalam posisi sudah berhenti.

Gambar 2: “Kepala” kereta jaladara

Dari hasil informasi yang saya dapatkan, kereta ini adalah kereta buatan jerman tahun 1927. Kereta jaladara ini kini sudah tidak di fungsikan lagi sebagaimana transportasi pada umumnya dan kini, kereta jaladara sudah menjadi salah 1 ikon kota solo dimana sepanjang perjalanan kereta ini mengeluarkan suara peluit “tuut tuut tuut”, wah asik dan tentunya seru andaikan saja saya sempat ikut merasakan naik kereta ini. Kereta ini masih menggunakan kayu untuk bahan bakarnya, dan untuk sekali trip kereta ini membutuhkan sekira 3 kubik kayu.

Gambar 3: Gerbong Kereta

Gambar 4: Tulisan di gerbong kereta

Selesai berfoto-foto di kereta jaladara, saya pun kembali bergabung dengan rombongan asean blogger 2013 untuk menuju ke acara paripurna yang di laksanakan di keraton solo. Sembari menunggu bus yang mengangkut rombongan “kloter” ke dua, sayapun menyempatkan diri untuk minum teh di angkringan.

Gambar 5: Teh angringan sejuta kenangan

Bagi saya minum teh di angkringan bukan sekedar melepas dahaga tetapi minum teh di angkringan memiliki nilai histori yang cukup tinggi bagi diri saya pribadi tsaah

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

5 Comments

  1. Misi Gan, saya bertamu bukan bermaksut untuk Spam :) oia kalau ada yang Mau nonton video atau download lagu, bisa juga lewat hp untuk hp,.. atau susah download youtube?.. bisa juga download youtube melalui http://www.ascmusik.com ;)

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image