28

Hujan, rencana dan realita

Selama seminggu ini, kota balikpapan memang sedikit mengalami gejala aneh. Karena selalu hujan setiap selesai maghrib, jika di hitung sampai dengan malam ini berarti sudah 6 kali berturut-turut. Sungguh gejala alam yang sangat tidak biasa, karena selama ini hujan yang terjadi di balikpapan biasanya terjadi di waktu-waktu yang tidak menentu alias bisa siang, malam atau subuh. Tetapi yang terjadi belakangan ini, hujan hanya terjadi ba’da maghrib dan selesai sekira pukul 00.00 dini hari. Menurut informasi dari BMG balikpapan, memang hujan disertai angin masih akan terus turun di balikpapan sampai dengan bulan januari nanti dan itu artinya masyarakat yang tinggal di dataran rendah harus waspada dengan banjir yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Gara-hara hujan yang selalu turun start dari ba’da maghrib ini, tugas dari RT sebagai penarik dana dari rumah ke rumah harus tertunda selama beberapa kali dan rencana untuk menghadiri undangan tahlilan di tempat teman juga harus batal karena hujan dan masih ada beberapa rencana yang gagal karena datangnya hujan. Menganggap hujan sebagai sumber masalah seperti saya barusan sebenarnya tidak bisa di benarkan juga, karena hujan terjadi secara alami seperti layaknya siang, malam, panas, dingin dan gejala alam lainnya. Hujan yang terjadi dari dulu sampai dengan sekarang ya tetap sama, yaitu turunnya tetesan air dari langit dan yang berbeda hanya kadar deras tidaknya. Hujan menjadi sebuah masalah bagi sebagian orang seperti saya barusan adalah karena hujan turun di saat yang tidak tepat. Namun belum tentu hujan turun yang mengakibatkan gagalnya beberapa rencana saya selama beberapa hari itu juga di keluhkan orang lain yang ada di balikpapan.

Hujan memang menyebabkan masalah apabila turun di saat tidak sesuai dengan rencana seperti contohnya ketika sedang menggelar resepsi pernikahan, acara pentas musik, atau anak muda yang akan berangkat apel malam minggu namun tiba-tiba hujan deras dll. Namun berbeda apabila hujan turun saat kemarau panjang yang mengakibatkan keringnya sawah milik petani, surutnya air waduk PDAM dll, mengeringnya sumur, kosongnya bak mandi dirumah saya.  Jadi hujan sebagai masalah atau hujan sebagai berkah permasalahanya hanya pada hubungan rencana dan realita dari dalam diri kita sendiri. Bukan salah hujan, tapi salah diri kita yang nggak bisa menerima kenyataan datangnya hujan tersebut di karenakan menghambat rencana matang yang barangkali mungkin sudah disusun sedemikian rupa.

Allhamdulillah, walau hujan turun cukup sering akhir-akhir ini namun tidak menyebabkan banjir di beberapa daerah rawan banjir di balikpapan seperti di Jl.MT.Haryono, Gunung Guntur, Karang Rejo, Rapak  dll. Lain dengan di samarinda, menurut informasi dari berbagai sumber banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di samarinda menyebabkan jebolnya kandang buaya sehingga 13 ekor (klo gk salah) buaya ganas yang kerap di jadikan tontonan warga lepas dan membuat heboh warga sekitar. Untunglah, beberapa ekor kini telah di tangkap namun masih ada beberapa ekor lagi yang tidak di temukan sampai dengan sekarang. Di perkirakan buaya tersebut lari ke sungai karang mumus.

Gambar 1: Buaya di tangkap warga

Namun wajarlah kalau buaya ganas itu lari ke sungai, karena masih tetap komit pada kodratnya. Berbeda apabila buaya itu bersembunyi di darat yang berakibat berubahnya status menjadi Buaya Darat ! kkkk ^_^.  Jadi Karena hujanlah yang menyebabkan banjir sehingga jebol tembok kandang buaya tersebut sehingga membuat warga tidak tenang, namun karena hujan pulalah menyebabkan suburnya tanah-tanah milik petani di negeri kita Indonesia.

Sumber gambar : http://www.antara.co.id/module/show.php?f=YnVheWEuanBn dan http://hidayatrahmat.files.wordpress.com/2008/08/hujan.jpg

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

28 Comments

  1. di tempat kerja saya mulai sekitar jam 14.00, tapi seringnya di rumah tidak hujan. jadi kalau pulang naik motor kayak tikus kecemplung got. nggak hujan basah kuyup pakai jas hujan lagi..
    saya dulu juga tukang narik dana warga RT, sekarang naik pangkat jadi sekretaris.

    Saya masih penarik dana pak, naek pangkatnya mungkin lnsng jadi RT skalian :d

    endar´s last blog post..Penipuan model baru bagi saya

    Reply

  2. Hujan batu di negeri sendiri, lebih baik daripada hujan emas di negeri orang. (Maksudnya apaan, ya?)

    mungkin, lbh nyaman negara sendiri walau hidup hanya pas-pasan dari pada kaya di negeri orang. Barang kali gitu :d

    Hujan adalah anugerah. Tapi…belakangan hujan justru menjadi musibah bagi manusia. Sebab, manusia sudah tak butuh hujan lagi. Lho, kok bisa? Iya, buktinya, pemanasan global yang mengakibatkan alam sudah mulai tidak bersahabat, masih banyak manusia yang tidak peduli.

    Salam kenal

    Reply

  3. la.. yang tidak ke tangkap tuh kemana yah ??? apa jalan2 ke mall

    Mungkin ? blm sempat cek ke MALL sih :d

    Reply

  4. di malang hampir tiap sore hujan mas, kalo pas hujan internet di rumah lemot. jadinya acara nge-net agak terganggu juga.. yah tapi untungnya kalo hujam gini malang jarng banjir mas, apa mungkin daerah pegunungan itu ya?

    Daerah pegunungan memang selamat dari banjir pak dokter, hanya perlu waspada bahaya lain seperti kemungkinan Tanah longsor :(

    pakdejack´s last blog post..Temporary Post Used For Theme Detection (465097ea-0b28-4a0b-8798-d0cfab573d7f – 3bfe001a-32de-4114-a6b4-4005b770f6d7)

    Reply

  5. Biar malem minggu kagak ujan, gue tetep jomblo juga broooo. gimn dunk :((

    Rajin berdo’a aja :)

    Reply

  6. Saya kalo hujan jadi males ke mana-mana. Makanya jdi sering bolos kuliah kalo ujan. Soalnya selain mesti ngebis, masih harus jalan kaki 20-30 menit lagi sebelum sampe kampus. So, kalo hujan nekat berangkat ya siap2 aja basah kuyup. :D

    Ecko´s last blog post..Memori di Solo Berseri…

    Reply

  7. apa benar petai menyababkan pusing?
    dengan siapa lagi aku bertanya….wahai para blogger mania :)
    i love you all bibe…

    Reply

  8. wuih buayanya lepas ya…?

    yang namanya buaya pasti menakutkan.
    entah buaya airlaut, buaya air tawar, ataupun buaya darat

    takut, lari……….

    JAUHDIMATA´s last blog post..Blog DoFollow

    Reply

  9. semoga hujan di balikpapan menjadi pertanda baik utk mengakhiri tahun 2008 ini, mas norjik, sekaligus menyongsong kehadiran tahun 2009 dengan membawa banyak berkah dan keberuntungan. duh, untung saja buayanya tak tergolong liar tuh!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image