13

Cerita hari Sabtu

Sudah hampir 2 bulan Quantum Net berdiri di Perumnas (baca : Perumahan Nasional) tepatnya di depan Kampus UNTRI (Universitas Tridharma). Allhamdulillah, hasil di bulan pertama kemarin sudah bisa untuk menutupi seluruh bea operasional, walau profitnya masih belum bisa di nikmati karena selama 3 bulan ini adalah bulan-bulan pengembangan warnet. Cukup puas rasanya ngeliat warnet hampir tiap saat di penuhi oleh pelanggan-pelanggan yang mayoritas memang para remaja bahkan anak-anak yang terlihat memang gemar bermain game on line. Beberapa waktu kebelakang ini memang quantum net selalu full dan bahkan sampai menolak user yang mau datang. Dan hal ini lah yang sebenarnya saya takutkan, karena jumlah pc hanya 8 dan akhirnya nanti bisa tertanam image bahwa quantum net selalu full dan akhirnya kbanyakan user memilih warnet/gamenet lain tanpa mengecek dulu ke lokasi.

Dan juga suasana tenang di dalam warnet/gamenet memang sedikit sulit di capai, karena memang Quantum net ini campur baur antara Game dan Internet di 8 PC tersebut. Alhasil, suasana ribut dan umpat mengumpat sering kali terdengar ketika anak-anak dan ABG tersebut bermain Game. Hal ini lah yang mungkin membuat user yang hendak berinternet ria dengan tenang bisa terganggu karena suara berisik tersebut, mudah-mudahan prasangkaku salah. Menjalankan usaha warnet atau game net ternyata nggak semudah yang aku bayangkan kemarin-kemarin dimana asal ada modal bisa langsung jalan. Monitor terhadap jaringan dan PC client harus rutin di lakukan, karena kemarin malam saya liat ada 3 PC slalu kosong dan begitu aku cek ternyata ada beberapa game yang sengaja di hapus oleh user ? dan bahkan ada yang dengan sengaja menghapus billing dan juga mengganti password ‘deefreze’ …fuh ada-ada aja. Ntah memang di sengaja atau enggak yang jelas hal tersebut sangat mengganggu aktifitas warnet.

Tetapi musuh yang paling berat dan paling utama saat ini adalah dari PLN sendiri, karena lagi-lagi janji PLN bahwa tahun 2009 ‘byarpet‘ akan disirnakan ternyata cuman jadi isapan jempol belaka. Terbukti selama hampir 2 bulan Quantumnet berdiri, listrik padam bisa di bilang sangat sering dan pemadaman paling cepat 2 jam. Beberapa hasil diskusi saya dengan pemilik-pemilik warnet, PLN lah yang memang mereka anggap menjadi ancaman paling serius untuk kelangsungan bisnis warnet/gamenet. Entah apapun alasan dari BUMN ini, rasanya sulit di terima terutama bagi pebisnis yang sangat menggantungkan usahanya dengan listrik seperti warnet/gamenet. Dalam hal ini, saya hanya bisa mengambil hikmahnya aja dan beryukur aja atas apa yang sudah di berikan-NYA.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

13 Comments

  1. weh buka warnet nich… langsung meluncur ke TKP cuti 2 minggu lagi cuma 9 kilo aja dari kampung…
    Ada dana buka juga untuk wifi-nya mas biar gak terlalu banyak makan listrik PLN yang suka disko…

    Gatot´s last blog post..Ubuntu 9.04 di Acer Aspire One A150

    Reply

    Admin Reply:

    Sip..3x :)>-

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image