0

Berlibur (Kembali) Bersama Keluarga Tercinta

Ini moment-moment yang sebenarnya sangat aku nantikan. Yap, berlibur bersama keluarga. Allhamdulillah, tahun ini saya dan keluarga diberi izin ALLAH SWT untuk bisa mudik bersama keluarga tercinta ke Yogyakarta. Rasa senang terpancar dari wajah Istri saya, karena ia khan bisa bertemu dan berkumpul bersama keluarganya kembali, bersama kedua anak-nya yang tak lain adalah buah hati kami berdua. Ariana, anak pertamaku yang sudah sering di ajak ke jawa, pasti ia akan senang dengan keberangkatanya kali ini, karena selama kepergianya yang lalu, ia masih kecil dan belum mengerti serta faham apa yang ia lihat sebenarnya.

Kini, ia pun terlihat senang ketika saya menyebukan bahwa “kita akan ketemu mbah di jawa nduk”, “yeeeeeee…..,” Begitulah girangnya ia sesaat setelah saya ucapkan kata-kata itu.

Rafif, anak kedua-ku, jelas ia belum faham apa yang sebenarnya terjadi. Jagoan kecilku itu masih berusia 1,6 tahun. “Semoga kau tak rewel ya leee …,” Ucapku padanya. “Yayaaah…. yayaaah….,” Begitulah jawabnya. Tak nyambung memang, namun seperti itulah cara ia membahagiakanku. Tentunya, persiapan harus matang, karena saya dan keluarga disana cukup lama, 10 hari kira-kira.

Gadget, charger, powerbank, kamera dan sebagainya. Laptop, ia laptop, barang ini harus aku bawa, walau ia sudah nampak usang berdebu, namun laptop ini penuh dengan cerita. Karena dari laptop inilah, banyak cerita gelap dan terang, seperti saksi bisu-lah kira-kira, ah terlalu berlebihan. Tapi benar, laptop ini penuh dengan cerita.

Oke, sudah larut dini hari, aku harus segera bergegas tidur agar bisa bangun pagi tanpa beban esok pagi, dan bisa berburu Bingka Kentang Asli, yang malam ini gagal aku dapatkan.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image