0

Berangkat Ke Jogja (Part II)

Melanjutkan tulisan Berangkat Ke Jogja (Part 1), tiba di bandara kami dijemput keluarga dari Istri saya, kakak ipar tepatnya. Perjalanan dari Bandara menuju tempat tinggal istri saya cukup dekat, hanya butuh waktu sekitar 15 – 30 menit saja.

Tiba dirumah, kami disambut dengan tangisan haru dari ibu mertua saya yang tak percaya jika kami sudah berada di Jogja, padahal malam sebelumnya tidak ada sama sekali rencana kami untuk berangkat ke Jogja.

Setelah itu, fokus tujuan utama, yakni menjenguk bapak mertua yang terbaring sakit. Pertama kali melihat kondisi bapak mertua terbaring sakit dikamar, perasaan hati begitu sedih. Bapak mertua terlihat sangat tua dan begitu kurus. “Allhamdulillah, sehat-sehat semua khan ?,” sapa bapak mertua pertama kali kepada kami.

Saya menjawab, “Allhamdulillah pak,” dan saya tak bisa lagi meneruskan kata-kata karena tak sanggup harus berkata apa lagi. Terlihat senyum bapak mertua melihat anak dan cucu nya pulang menjenguknya.

Dari informasi yang saya terima, bapak mengalami pengapuran pada kaki karena usia. Jadi kaki beliau sangat sulit untuk digerakkan, bahkan, apabila merubah posisi dari tadinya ditekuk menjadi lurus, bapak mengalami sakit yang begitu hebat.

Upaya medis sudah dilakukan, namun pada akhirnya pihak RS hanya memberi pilihan operasi yang memiliki resiko 50:50 antara berhasil atau tidak.

Upaya medis tak membuahkan hasil, tapi ALLAH SWT tentu punya cara yang lebih baik dan lebih dasyat dari sekedar upaya manusia yang tak lain hanyalah umat-NYA. Amin

 

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image