0

Belajar “Branding” ala Subiakto

Urusan “branding”, saya mengikuti Pak Subiakto, seorang yang disebut-sebut sebagai Pakar Branding Nasional.

Awal ketertarikan adalah saat melihat kutipan perkataan darinya yang menyebut istilah “Tanpa Iklan”, singkat kata, ia menolak Iklan dalam proses branding.

Sekali lagi beliau menegaskan, proses branding bukan/tidak harus lewat Iklan. Itu menarik sekali dan mengundang penasaran saya.

Dari yang saya tangkap, proses branding ajaran beliau ini lebih kearah peningkatan kualitas diri/kelompok dan hubungan emosional dengan orang/pelanggan terkait.

“Anda ingin dikenal sebagai siapa ?” Ya lakukan itu saja agar anda bisa di kenal sebagai mana apa yang anda inginkan tersebut.

Dan moment yang terpenting adalah “Saat pertama kali”, moment itu adalah moment yang sangat penting untuk urusan Branding.

Semisal kita bicara dalam konteks “City Branding”, apabila anda pertama kali berkunjung ke sebuah kota, lalu disitu anda lihat banyak sampah, maka “Sampah” itu lah yang akan menjadi Brand Image kuat terhadap kota itu.

Saat disebut kota itu, maka yang teringat pertama kali adalah pasti “Sampah”, ia seperti itulah Branding.

Okelah, ini sekedar review singkat aja hehe, selanjutnya saya masih banyak belajar belajar dan kemudian melakukannya, bahasa jawanya “Learn by doing”, selamat mbranding.

norjik

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Tie science by writing) - Imam Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

CAPTCHA Image
Reload Image